Desain interior Mal Artha Gading dirancang dengan mengadopsi konsep sejarah Jalur Sutera. Jalur Sutera merupakan rute yang dilalui oleh para pedagang antara Tiongkok dan Eropa sekitar 2500 tahun yang lalu. Kejayaan Jalur Sutera berlangsung pada masa kekuasaan Dinasti Yuan di Tiongkok dan Byzantine/Romawi di Eropa.
Jalur Sutera terbagi menjadi 2 rute. Rute Utara dimulai dari Xi An, ibukota Dinasti Yuan di Tiongkok, melalui zone Bulgaria-Kypchak, Eropa Timur, Semenanjung Peninsula, Laut Hitam, Laut Marmara, Balkans to Venice.
Rute Selatan dimulai dari Xi An, terus ke Selatan yaitu Laut Malaka yang didalamnya terdapat Kerajaan Sriwijaya, terus ke Barat masuk Semenanjung India, Arab, Persia, Laut Tengah, terus ke Roman atau melalui The Levant ke Mesir dan Afrika Utara.
Situs-situs bersejarah dan monumen-monumen berharga pada beberapa negara Jalur Sutera itulah yang tampak jelas pada interior atrium-atrium di Mal Artha Gading, diantaranya Atrium Nusantara, Atrium Paris, Atrium Itali, Atrium China, Atrium India, Atrium Persia, dan Atrium terbesar Millennium.
Apabila kita memasuki Atrium Nusantara, kita dapat melihat Candi Jawi yang merupakan bukti sejarah dari "The Majapahit Golden Age". Dilengkapi dengan suasana sebuah taman kerajaan (King Court Yard) serta figure pahlawan di masa kejayaan Majapahit, maka pantaslah apabila Atrium Nusantara dijadikan sebagai pintu masuk utama Mal Artha Gading.
Menuju ke arah Atrium Paris kita dapat melihat konsep ruang France Court yang tercipta dari jajaran kolom-kolom melingkar dan menumpu pada arch way yang mengacu pada typology fasade Plaza Place Vendome Paris yang dikolaborasikan dengan typology interior Mausoleum of the Prince of Wales. Pola lantai dan plafon mengadopsi interior The Pantheon Paris yang berkesan anggun dan megah. Elemen sculpture yang bertema dewa-dewi diharapkan akan memberikan suasana anggun dan cantik seperti halnya kesan yang disandang kota Paris yang mengagungkan 'Beauty and Love' seperti yang terpancar pada patung Venus.
Melanjutkan perjalanan kita akan sampai ke Atrium Itali. Pada Atrium Iltali kita akan menemukan perpaduan antara Colloseum dan Menara Pisa. Ditambah dengan element sculpture yang bertema dewa-dewi kuno serta pola lantai Plaza Piazza del Campidoglio memberikan suasana Itali yang semakin kental.
Di Atrium China kita akan menemukan suasana kota China Tua dengan segala bentuk detail dan arsitekturnya. Atrium ini didominasi warna-warna klasik China seperti hijau lumut, merah tua dan warna-warna kayu serta emas yang diyakini sebagai warna pelambang kebahagiaan. Elemen-elemen China yang kental dalam disain Atrium China dapat dilihat pada pola lantai yang menerapkan pola diagonal, gerbang Atrium China yang berbentuk Moon Gate, Canopy Roof dengan ornamen China, bentuk Lampion untuk lampunya, plafon yang berbentuk gazebo, serta Wishing Pond bermotif bunga.
Pada Atrium India dapat dilihat ornamen-ornamen yang tidak ternilai pada abad ke-5 hingga abad ke-7, seperti detail yang begitu indah yang dapat kita lihat di Taj Mahal. Dekorasi interior dan eksterior Taj Mahal yang demikian indahnya yang menggunakan 35 jenis batu mulia dari berbagai penjuru dunia itulah yang menjadi dasar perencanaan Atrium India. Didominasi oleh warna-warna lembut dan monokromatik serta ukiran-ukiran pada dinding yang dilengkapi binatang gajah sebagai artwork diharapkan Atrium India dapat menjadi Atrium penuh cinta seperti Monumen Cinta Taj Mahal.
Atrium Persia kental dengan suasana padang pasirnya. Diilhami oleh legenda rakyat Timur Tengah "Alladin and the Magic Lamp" dan bentuk decorative berasitektur Islam dengan warna biru turquoise-nya serta permainan mozaik pada lantai dan dilengkapi dengan lentera minyak gantung khas void Timur Tengah semakin membuat pengunjung merasakan suasana Timur Tengah di Mal Artha Gading.
Atrium terbesar yang menjadi pusat kegiatan di Mal Artha Gading adalah Atrium Millennium. Atrium Millennium terdiri dari 2 lantai yaitu Lantai Dasar dan Lantai 1. Atrium ini merupakan gambaran era Millennium. Didominasi oleh material-material modern seperti kaca, stainless steel, metal sheet, dan permainan marmer, granit dan batu alam pada pola lantai serta ditunjang oleh cahaya alam yang menembus dari atap kaca, Atrium Millennium terasa terang dan segar pada siang hari.
Selengkapnya kunjungi : Website Mall Artha Gading
Selengkapnya...
Kamis, 28 Agustus 2008
Mall Artha Gading
Planet Futsal - Kelapa Gading
Jika anda mempunyai hobi bermain futsal bersama teman - teman, kerabat atau saudara - saudara anda, silahkan anda datang ke tempat kami di PLANET FUTSAL.
Jadwal Tempat Persewaan Planet FUTSAL Kelapa Gading :
1. SENIN s/d JUMAT LAP. 1
08.00 - 14.00 150,000
14.00 - 17.00 225,000
17.00 - 24.00 300,000
2. SENIN s/d JUMAT LAP. 2 & 3
08.00 - 14.00 100,000
14.00 - 17.00 150,000
17.00 - 24.00 200,000
Untuk Informasi lebih lanjut :
Planet Futsal Kelapa Gading
Telp : 021 - 45942594
Fax : 021 - 45857995
Kompleks AXC Gd E, Jl. Boulevard Raya No. 1 Kelapa Gading – Jakarta Utara Indonesia
More Info : Klik Disini
Selengkapnya...
Mal Kelapa Gading
Mal Kelapa Gading mulai dibangun pada tahun 1990 dengan total area seluas 32.000 meter persegi. Diamon Department Store dan Supermarket merupakan tenant yang pertama menempati mal yang dahulu dikenal sebagai Kelapa Gading Plaza ini. Dalam perkembanganya Diamon menjadi department store dan supermarket favorit dalam lingkungan masyarakat setempat.
Dengan terus meningkatnya permintaan akan ragam produk dan pelayanan, Mal Kelapa Gading kemudian memulai pembangunan tahap keduanya pada tahun 1995 dengan penambahan area seluas 40.000 meter persegi. Dengan penambahan tersebut Mal Kelapa Gading memiliki 250 tenant dan melayani masyarakat di sekitar Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan sebagian Bekasi.
Pada 10 April, 2003, Mal Kelapa Gading membuka mal tahap ketiga dengan total luas area 130.000 meter persegi, membuatnya menjadi salah satu pusat perbelanjaan terluas di Jakarta. Kini, dengan Sogo dan Diamon Department Store dan Supermarket sebagai tenant utama, terdapat 600 tenant yang menyediakan kebutuhan Anda akan busana, makanan, dan hiburan dalam satu atap.
Dengan penambahan mal tahap 3, Mal Kelapa Gading bertransisi dari mal keluarga menjadi surga pusat perbelanjaan yang menawarkan beragam merk lokal dan internasional yang memenuhi cita rasa konsumen:
THE CATWALK : Area belanja eksklusif dengan 32 butik dari para perancang busana papan atas Indonesia.
BRIDAL WORLD : Area belanja bagi semua kebutuhan pernikahan, mulai dari gaun pengantin hingga undangan, membuat semuanya jadi lebih mudah bagi pasangan dalam merencanakan hari bahagia mereka.
FASHION HUB : Area belanja bagi remaja yang menyediakan pakaian, sepatu, asesoris unik yang diciptakan khusus untuk kawula muda.
GOURMET WALK : Area yang nyaman untuk bersosialisasi dengan seting tempat café dengan atmosfir dan nuansa khas café di tepi jalan di Eropa.
FOOD TEMPTATION : Dengan wilayah seluas 6000 meter persegi dan kapasitas tempat duduk sebanyak 1600, hingga kini Food Temptation merupakan food court dalam ruang terbesar di Indonesia.
KIDS SAFARI : sarana edutainment yang menyediakan playground bernuansa alam, serta services dengan konsep one stop shopping bagi anak.
Mal Kelapa Gading juga menyediakan fasilitas hiburan termasuk bisokop Gading 21, galeri permainan Timezone, dan area bowling Viva Bowling Alley.
Alamat:
Jalan Bulevar Kelapa Gading Blok M Kelapa Gading Permai
Jakarta 14240
Telepon: 62 21 4531101
Fax: 62 21 4531305
Selengkapnya Klik : Mal Kelapa Gading
Selengkapnya...
English First - Kelapa Gading
EF English First Kelapa Gading Permai didirikan pada tanggal 17 Februari 1997. Kelapa Gading merupakan kota mandiri di sebelah utara kota Jakarta dan mempunyai banyak fasilitas, seperti hiburan, sekolah-sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan, sehingga memudahkan EF untuk berkembang. Oleh karena itu, EF baru saja membuka sekolah yang kedua di kawasan Kelapa Gading, yaitu EF Kelapa Gading Bulevar. EF English First Kelapa Gading Permai mempunyai 11 ruang kelas dan didukung pula dengan adanya fasilitas lab bahasa Inggris iLAB serta ruang perpustakaan. Seperti pula semua sekolah EF di lebih dari 40 negara di seluruh dunia, EF English First Kelapa Gading Permai menggunakan penutur asli bersertifikat sebagai guru bahasa Inggris. Selain itu, EF English First Kelapa Gading Permai juga menerapkan metode belajar bahasa Inggris yang dikembangkan secara eksklusif oleh Tim Peneliti dan Pengembang Akademik EF di Boston.
Tersedia program-program kursus bahasa Inggris untuk semua kepentingan dan usia, baik anak-anak, remaja, dewasa hingga perusahaan.
Alamat: Jl. Bulevar Barat Blok LA 1 No.8-9, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara 14240
Telfon: (021) 4515858
Untuk Keterangan lebih lengkap: Klik EF Klp.Gading
Selengkapnya...
Restoran Aneka Sari
Restoran Aneka Sari menghidangkan anda makanan Indonesia dan Chinese di Jakarta Utara dengan harga terbaik dalam satu atap. Sudah tahunan selebriti datang ke restoran kami dan membuktikan servis dan makanan kami yang bermutu. Lihatlah tandatangan dan ucapan tertulis mereka ketika anda berada di restoran kami. Dengan koki yang dipilih secara teliti dari Singapura dan memiliki citarasa internasional, tidaklah mengherankan mengapa makanan kami memiliki kualitas internasional. Cobalah makanan spesialitas kami seperti Kepiting Saos Singapura dan Bebek ala Shanghai.
Restoran Aneka Sari memiliki 3 lantai dan tempat untuk menjamu 500 orang bila duduk. Restoran kami juga bisa menjamu 1000 orang dalam saat yang bersamaan (di ruang terbuka atau buffet) dan telah melayani pesta ulang tahun, perayaan pesta pernikahan, konferensi, dan perayaan-perayaan lainnya. Kami juga melayani catering ke beberapa perusahaan besar seperti Toyota dan United Tractors.
Restoran Aneka Sari
Rumah makan, hidangan, perkawinan, pesta dan catering ala Indonesia dan China
~~ Menyempurnakan acara-acara yang mengandung hidangan ~~
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
Tel : +62 (0)21 4509047

Info lengkapnya kunjungi: Website Aneka Sari
GPdi Torsina - Kelapa Gading
GPdI "Torsina" Kelapa Gading dibuka pada tahun 1980-an oleh Pdt. H.S Mandey dengan tempat ibadah di Jl. Bellyra-Kelapa Gading Vespa di tempat kediaman keluarga Piay-Rawis; Ibadah kemudian dipindahkan ke kediaman keluarga Widjoyo di Jl. Tarian Raya Barat-Kelapa Gading Vespa selama beberapa tahun.
Pada tahun 1985 ibadah dilaksanakan di pastori di Jl.Torompio J/2-Kelapa Gading yang saat itu berstatus kontrak. Tahun 1988 Pdt. H.S Mandey meninggal dunia dan pelayanan pekerjaan Tuhan oleh M.D Jakarta diserahkan kepada istri almarhum Pdt. H.S Mandey, Pdt. Julien Mandey.
Pada tahun 1994 jemaat membeli rumah ibadah dan pastori di Jl. Simphony Mas IV B7/10 Kelapa Gading-jakarta.
Pada tahun 2004 setelah mengalami banjir besar yang menenggelamkan gereja, renovasi selesai dilaksanakan dan GPdI Torsina Kelapa Gading menempati tempat ibadah baru sampai saat ini. (Dari Pdt.Allan S.Mandey,a_mandey@yahoo.com, 10 Nop.2007).
Info lebih lengkap : GPdi Torsina
Selengkapnya...
Al Azhar - Kelapa Gading
Dilihat dari pertumbuhannya yang sangat cepat dan berbagai aspek daya dukung yang dimilikinya, boleh jadi Al-Azhar Kelapa Gading adalah merupakan institusi ideal yang memadukan peningkatan kualitas Iman dan Taqwa (Imtaq) serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Makna ideal disini berkonotasi luas karena Al-Azhar Kelapa Gading telah mengalami pertumbuhan yang spektakuler khususnya dalam bidang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen).
Al-Azhar Kelapa Gading juga telah lengkap memiliki unit satuan pendidikan, yakni mulai dari Kelompok Bermain (Taman Azhar) untuk anak didik usia 3-3,5 tahun, TK Islam untuk anak didik usia 4-5 tahun, SD Islam, SMP Islam, dan SMA Islam. Pada premis inilah profil Al-Azhar Kelapa Gading tampak mencuat. Bukan sebagai lembaga yang penuh gengsi, melainkan sebagai lembaga yang menginternalisasikan nilai-nilai Imtaq dan Iptek di dalam perilaku peserta didiknya. Sistem nilai yang dipakai untuk mengembangkan sumber daya manusia itulah yang membedakan satu lembaga dari yang lainnya. Nilai-nilai kejujuran, ketertiban, disiplin, dan semangat melayani, ditanamkan melalui keteladanan dan tindak nyata, tidak sekedar melalui pengajaran di kelas. Semuanya itu dapat terwujud adalah berkat kegigihan dan ketekunan seluruh civitas akademika serta dukungan dari siswa dan orang tua/wali yang turut ambil bagian dalam berbagai program kegiatan sekolah.
Dengan pendekatan teknologi pendidikannya yang sangat memadai, maka tak berlebihan kalau pada akhirnya Al-Azhar Kelapa Gading ini menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam mendorong dinamika proses pendidikan nasional yang dicita-citakan. Kini dan esok, Al-Azhar Kelapa Gading tidak saja diharapkan sebagai salah satu pusat keunggulan, tetapi juga diharapkan dapat berperan aktif sebagai wahana penguatan iman dan taqwa serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Keberpihakan Al-Azhar Kelapa Gading pada Imtaq dan Iptek terpola dalam program yang telah bertahun-tahun diselenggarakan, yakni melalui penetapan lamanya masa pendidikan. Penetapan ini sesuai dengan kurikulum yang berlaku, antara lain: Taman Azhar (1 tahun), Taman Kanak-Kanak (1-2 tahun), Sekolah Dasar (6 tahun), Sekolah Menengah Pertama (3 tahun), dan Sekolah Menengah Umum (3 tahun). Namun demikian, Al-Azhar Kelapa Gading pun membuka program percepatan (akselerasi) bila memungkinkan.
Tersedianya seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) yang dimiliki Al-Azhar Kelapa Gading ini ternyata sangat memudahkan masyarakat pengguna jasa dalam mencari kelangsungan pendidikan putra-putrinya. Begitu pula bagi pihak sekolah, sangat mempermudah dalam mencari kelangsungan pendidikan putra-putrinya. Begitu pula bagi pihak sekolah, sangat mempermudah dalam menjalankan program-program unggulannya. Akan tetapi meskipun demikian, kebijakan di Al-Azhar Kelapa Gading selama ini, tidak secara otomatis siswa tersebut bisa naik dari jenjang pendidikan sekolah ke jenjang setingkat lebih tinggi di atasnya. Ada persyaratan khusus yang harus dipenuhinya, antara lain, siswa tersebut harus meraih prestasi rata-rata baik atau minimal nilai murni tidak kurang dari 6,0 (enam koma nol). Dan apabila kurang dari skor angka prestasi tersebut, maka siswa yang bersangkutan harus mengikuti tes seleksi bersama-sama calon siswa yang mendaftar yang berasal dari sekolah luar Al-Azhar Kelapa Gading.
Makna Sekolah Plus
Sekolah Plus adalah sekolah yang dikembangkan untuk mencapai keunggulan dalam keluaran (output) pendidikannya sebagai sekolah model dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Untuk mencapai keunggulan tersebut, maka masukan (siswa, guru, sarana, pengelolaan, dsb), dan proses pembelajarannya diarahkan untuk menunjang tercapainya tujuan tersebut.
Untuk dapat dikatakan sebagai Sekolah Plus tentu ada beberapa kriteria yang menjadi persyaratannya, antara lain: Pertama, adalah dimensi siswanya. Masukan yang berupa siswa diseleksi dengan menggunakan kriteria tertentu, antara lain: (1) Prestasi belajar unggul, dengan indikator angka rapor, nilai UN dan hasil tes prestasi akademik; (2) Hasil psikotes yang meliputi intelegensia, kreativitas, dan tes fisik (jika diperlukan).
Kedua, dimensi gurunya. Guru dan tenaga kependidikan yang menangani terdiri atas guru/tenaga kependidikan yang bermutu dan professional, baik dari segi penguasaan materi pelajaran, metoda pengajaran, evaluasi maupun komitmen dalam melaksanakan tugas-tugas lainnya.
Ketiga, dimensi sarana dan prasarana. Sarana dan prasarananya lengkap hingga dapat menunjang dan memenuhi kebutuhan belajar siswa serta pengembangan minat dan bakat, baik dalam kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler.
Keempat, kurikulumnya. Pelaksanaan kurikulumnya diperkaya. Dalam hal ini meskipun berpegang pada kurikulum nasional yang standar, tetapi dilakukan pengembangan dan improvisasi secara maksimal sesuai dengan tuntutan belajar siswa yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibanding dengan siswa seusianya. Nilai-nilai plus dari sekolah ini terletak pada program tambahan di luar kurikulum nasional melalui pengembangan materi kurikulum, pengayaan dan perluasan, pengajaran remedial, pelayanan bimbingan dan konseling yang berkualitas, pembinaan kreatifitas dan disiplin, serta pembinaan kepemimpinan. Dan khusus bagi Al-Azhar Kelapa Gading, program tambahannya dititik beratkan kepada pendidikan agama, di mana selain menerapkan kurikulum nasional Al-Azhar Kelapa Gading juga telah mengintegrasikan pendidikan agama secara luas.
Kelima, lingkungan belajarnya. Lingkungan belajar, baik lingkungan fisik maupun lingkungan dalam arti sosial-psikologis, menunjang berkembangnya potensi keunggulan yang nyata.
Dengan demikian dapat ditegaskan bahwa secara khusus Sekolah Plus ini termasuk didalamnya Al-Azhar Kelapa Gading bertujuan untuk menghasilkan keluaran pendidikan yang memiliki keunggulan dalam hal-hal berikut ini: (a) Keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; (b) Nasionalisme dan patriotisme yang tinggi; (c) Wawasan IPTEK yang mendalam dan luas; (d) Motivasi dan komitmen yang tinggi untuk mencapai prestasi dan keunggulan; (e) Kepekaan sosial dan kepemimpinan; dan (f) Disiplin yang tinggi yang ditunjang oleh kondisi fisik yang prima.
Info Lengkap : Wesbite Alazka
Selengkapnya...